Belajar dari kungfu panda

Masih ingat film KUNGFU PANDA ? Film animasi produksi DreamWorks Animation yang disuarakan aktor kocak Jack Black ini tak hanya mengisahkan hidup Po, Panda gemuk dan lucu yang sehari-hari bekerja di toko mie ayahnya, tapi juga mengusung sejumlah filosofi yang menyertai ambisi Po jadi Pendekar Naga kelas wahid. Tingkah konyol Po dan wejangan Master Oogway, membuat KUNGFU PANDA tak hanya lucu, tapi juga berbobot. Yuk, kita simak nasihat Master Oogway, yang bisa kita jadikan panutan.

1. Yakin dan Percaya

Kungfu Panda

Things become special, he explains, because people believe them to be special (ucapan Mr.Ping untuk Po)

Po hampir putus asa karena tak juga berhasil memecahkan rahasia Kitab Naga, yang isinya hanya lembaran-lembaran kosong. Namun dengan nasihat ayahnya saat memberikan resep rahasia sup mie keluarga mereka, Po kembali bangun dan sadar. Po memandang dirinya lebih positif, bahwa dia bisa mengalahkan Tai Lung dan menyelamatkan Master ShiFu.

Sama halnya jika kita berpikir diri kita spesial dan berharga, kita pasti punya kekuatan untuk melakukan hal-hal spesial. Kita pasti bisa, jika kita berpikir kita bisa. Ingat juga nasehat Master Oogway, You just need to believe, believe in yourself. Karena rahasia menjadi spesial adalah yakin dan percaya bahwa kita adalah pribadi yang spesial.

2. Raih impianmu

Meski Po berbadan gemuk, yang bergerak saja susah tapi Po bisa menguasai ilmu Kung Fu. Coba lihat diri kita, berapa banyak dari kita yang mudah menyerah, gagal mencapai impian gara-gara berpikir negatif pada diri sendiri? Master Oogway berpetuah kemarin adalah sejarah, esok adalah misteri, saat ini adalah anugerah (present), karena itu saat ini bisa juga disebut ‘hadiah’ (Yesterday is history, tomorrow is a mystery, but today is a gift. That is why it is called the present).

Jangan biarkan diri kita dihalangi kegagalan masa lalu dan ketakutan masa depan. Berjuanglah, karena masa sekarang telah dianugerahkan Tuhan pada kita. Gunakan dan raih impian.

3. Hargai Orang Lain

Po yang gendut dan tak gesit kerap kali dipandang sebelah mata oleh Master ShiFu. Menurutnya, Po tak berbakat dan butuh waktu lama untuk menjadi pendekar. Setelah diyakinkan Master Oogway, Master ShiFu yang awalnya ogah-ogahan melatih Po akhirnya bersedia melatihnya, dan keyakinan itu ada hasilnya, Po bisa menguasai ilmu Naga dan jadi pendekar kelas wahid. Kita tidak akan bisa mengembangkan orang lain, jika kita tak menghargai kemampuan mereka. Kebahagiaan itu datang jika orang yang kita bimbing berhasil dan menjadi lebih dari yang kita harapkan.

4. Motivasi Diri

Kungfu Panda

But perhaps that is my fault. I cannot train you the way I have trained the Five. I now see that the way to get through to you is with this (a bowl of dumplings). (Master ShiFu pada Po)

Po doyan makan, dan selalu bersemangat dengan makanan. Kelebihan Po ini dijadikan siasat ShiFu membantu Po menguasi teknik-teknik ilmu naga untuk melawan Tai Lung. Hal yang sama juga bisa kita terapkan pada diri kita, karena masing-masing individu memiliki keunikan, gali dan temukan sisi unik Anda, jadikan sebagai pemicu keberhasilan tujuan yang ingin Anda raih.

5. Buka mata, buka hati

Kungfu Panda

Tai Lung adalah murid pertama Master ShiFu yang diasuhnya sejak bayi. ShiFu menaruh harapan besar pada Tai Lung dan mewariskan ilmu Naga tertinggi pada Tai Lung. Sayang, Shi Fu tak pernah mengenali sisi jahat Tai Lung dan semua rasa sayang dan ketulusannya harus dibayar mahal, bahkan ShiFu nyaris kehilangan nyawa di tangan murid kesayangannya.

Rasa sayang itu wajar, tapi tetap harus membuka mata dan hati pada orang yang kita sayangi. Karena kekuasaan dan ketamakan bisa membutakan seseorang, bahkan rasa sayang dan kedekatan selama bertahun-tahun tak lagi ada artinya. Asal bisa jadi yang terkuat, rasa sayang bisa jadi benci.

6. Rasa Sayang

Setelah dikhianati Tai Lung, sikap Shi Fu jadi dingin dan tak lagi menunjukkan rasa bangga dan kasih sayang pada murid-muridnya. ShiFu terluka dan tak bisa merasakan kasih sayang bahkan berbagi kasih sayang.

Meski hidup itu pahit, jangan pernah membiarkannya pahit, sirami dengan kasih sayang, karena kasih adalah hal terindah. Tumbuhkan dan jadikan kepahitan jadi kenangan.

7. Keluarga

Dalam kondisi terpuruk, Po tetap jadi yang terbaik bagi ayahnya. Po disambut hangat dan didukung ayahnya dan berkat ayahnya pula Po bisa memecahkan rahasia Kitab Naga dan menjadi Pendekar nomor satu.

Diakui atau tidak, keluarga adalah rumah tempat berbagi tangis dan tawa, keluarga selalu ada saat kita jatuh dan tak pernah lelah memberikan dukungannya. Jadi, apakah Anda sudah memberikan yang terbaik bagi keluarga Anda? Dukung dan selalu peluk mereka dengan kasih.

8. Hadapi Takdir

Kungfu Panda

One often meets his destiny on the road he takes to avoid it.

Nasihat Oogway pada ShiFu, saat Tai Lung kabur dari penjara dan ingin merebut kembali kitab naga. Master ShiFu goyah, namun keyakinan Oogway memberinya semangat bahwa dia tak boleh gagal untuk kedua kalinya. Takdir yang mempertemukan guru dan murid yang dulu pernah saling menyayangi dan berakhir menjadi musuh.

Intinya, kita memang sering kali dihadapkan pada takdir di jalan yang kita hindari, tapi kita tak boleh menyerah, karena setiap takdir pasti membawa tujuan entah itu baik atau buruk, semua tergantung bagaimana kita menyikapinya. Hadapilah takdir yang sudah digariskan padamu.

9. Patuh

Kungfu Panda

Obeying your master is not weakness!

Ucapan yang dilontarkan Master ShiFu saat perjumpaan dengan Tai Lung. Jika saja, Tai Lung menurut dan menerima takdirnya, Tai Lung tak akan menghabiskan 20 tahun waktunya di penjara, dan bisa hidup damai di Valley of Peace.

Patuhilah setiap ucapan guru dan orang tua, karena tidak ada orang tua yang menyesatkan anak-anaknya, semua demi kebaikan dan masa depan yang lebih baik.

10. Bersikap Ksatria

Kungfu Panda

You cannot leave! A real warrior never quits! (Master ShiFu pada Po)
Saat Po merasa lelah dengan penolakan Master ShiFu, Po mulai menyerah. Sampai akhirnya Master ShiFu percaya bahwa Po memang ksatria yang ditakdirkan memiliki kitab Naga, Master ShiFu tak berhenti memberi semangat Po dan meyakinkan Po bahwa dia bisa mengalahkan Tai Lung. Karena seorang Ksatria tak akan menyerah dengan rintangan apa pun.