Jacky Chan Ikut syuting IP MAN 4

Jacky Chan sudah menandatangi kontrak proyek pembuatan film IP MAN 4

Produser Wilson Yip mengatakan Jacky Chan akan memerankan tokoh antagonis triad Hong Kong

 

Berita asli:

The Kung Fu movie making legend Jackie Chan has just been confirmed for the cast of “Ip Man 4.”

Jackie Chan signed to be part of project late last night when he met with Donnie Yen in Hong Kong, this comes after weeks of negotiating with director Wilson Yip.

According to Wilson Yip, “Jackie Chan is a big fan of the series.”

Jackie Chan is set to have a significant role in Ip Man 4, playing a Triad Leader who smuggles gun. He is expected to have several intense fight scenes with Donnie Yen.

Wilson Yip states they are very happy with the script and hope to begin filming and production later this year, he intends Ip Man 4 to be released sometime in the summer of 2018.

Image may contain: 3 people, people smiling, people sitting, eyeglasses and indoor

 

MENGAPA SEJARAH WINGCHUN BERBEDA2?

MENGAPA SEJARAH WINGCHUN BERBEDA2?

 Image may contain: one or more people

 

Sejarah Wing Chun lebih banyak diceritakan turun temurun dari guru ke murid, tidak ada catatan resmi mengenai siapa dan kapan diciptakan. Menurut versi Ip Man, Wing Chun diciptakan oleh Pendeta wanita Ng Mui pada masa pemerintahan Kaisar Yung Cheng I berkuasa (1723-1736), Dinasti Qing. Setelah terjadi peristiwa dibakar dan dihancurkannya Kuil Shaolin di Fujian oleh pasukan Qing, Banyak penghuni Shao Lin yang mati terbakar. Tetapi tidak semuanya mati, beberapa berhasil lolos dari peristiwa ini,di antaranya adalah Pendeta Ng Mui dan juga beberapa orang murid, yang paling terkenal seperti Hung Hay Kwun (Hung Si Kuan), Fong Sai Yuk (Fang Se Yu), Luk Ah Choy, dan satu lainnya. Kelima pendeta/master ini adalah lima guru yang mewakili lima gaya kung fu Shao Lin, berhasil melarikan diri dan di antaranya Ng Mui mengungsi ke Gunung Daliang (大涼山) di perbatasan antara Yunnan dan Sichuan.
Suatu hari, dia melihat pertarungan antara ular dan burung bangau, kemudian Ng Mui mengambil pelajaran dari mengamati pertarungan antara kedua hewan itu dan mengkombinasikannya dengan kungfu Shaolin kemudian menciptakan kungfu dengan gaya baru. Ng Mui sering membeli tahu dari seorang tukang tahu bernama Yim Yee (嚴二). Yim Yee mempunyai seorang anak perempuan bernama Yim Wingchun (嚴詠春) yang dipaksa menikah dengan Jenderal militer setempat yang bernama Jenderal Wong. Ng Mui mengajari Yim Wingchun ilmu kungfu barunya untuk menyingkirkan Jenderal Wong itu untuk selamanya dan akhirnya berhasil. Yim Wing Chun akhirnya menikah dengan tunangannya Leung Bok Chau. Ia berhasil menurunkan teknik yang dipelajarinya dari Ng Mui ini kepada suaminya. Leung Bok Chao sendiri pernah mempelajari bela diri, dan rajin berlatih di waktu senggangnya. Setelah pernikahan mereka, Yim Wing Chun sering berdiskusi dengannya tentang teknik-teknik pertarungan. Awalnya ia meremehkan Yim Wing Chun, karena menganggap Yim Wing Chun adalah wanita yang biasa dan lemah. tetapi Yim Wing Chun berhasil memperoleh kesempatan untuk berlatih dengan suaminya dan berhasil mengalahkannya setiap kali mereka berlatih. Leung Bok Chao pun akhirnya sadar bahwa Wing Chun bukanlah seorang wanita lemah, tetapi seorang ahli seni bela diri. Sejak saat itu ia mengagumi teknik istrinya dan sering berlatih berdua. Ia menyebut teknik ini dengan nama “Wing Chun Kuen” untuk menghormati istrinya. dari namanya ini lah maka dikenal nama Wing Chun Kung Fu.

WINGCHUN HB DI 5 WILAYAH KOTAMADYA DKI JAKARTA

CABANG PELATIHAN WINGCHUN HARIMAU BESI DI 5 KOTAMADYA DKI JAKARTA
JAKARTA BARAT
1. GOR GROGOL Jl. Muwardi (Pelatih Sifu J. Khang) BIAYA 200RB/BLN, Hub. Sifu 0817104717
2. JELAMBAR, Lifestyle Gym Jl. Pangeran Tubagus Angke Blok V V No. 24D, Biaya pendaftaran 50rb. Biaya bulannan 200rb. Hub. Sdr Chris 081382377208 / 02133310330. Pin bb : 2A73B775
3. TELUK GONG, Jl. Boncel, Gedung serba guna kelurahan teluk gong (dekat empang) Agus lim (achian) 083191246003/pin:221DF661 biaya 150rb/bulan
 
JAKARTA PUSAT
1. TANAH ABANG, Pelatihan di kantor kecamatan tanah abang. Biaya rp100rb. hub. Wahyu 083899542087
 
JAKARTA TIMUR
1. UJUNG MENTENG CAKUNG, SMK RISTEK JAYA, Hub. Adit 083872123599 BIAYA 100RB/BLN
2. GOR CIRACAS, Jl. Raya Bogor Km.22, Jakarta Timur. Biaya 100rb/bln Info hub. Hendra 083878462374
3. GOR OTISTA, info: Victor Cheung 0818888390 Biaya rp 100rb.
 
JAKARTA SELATAN
1. MALL CILANDAK TOWN SQUARE, Cilandak Sport Center, hub. Sifu 0817104717 BIAYA 300RB/bln
2. GOR RAGUNAN (Gedung Judo/Gulat), Jl. RM Harsono, kelurahan Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Tiap hari minggu, jam 16.00 – 20.00. Biaya: 100rb/daftar, 100rb/bulan.
 
JAKARTA UTARA
1. GOR UPPD Kelapa Gading ( Gedung Judo ) Jl. Kelapa Puan Raya, Blok EFI, No. 1, Jakarta Utara, Biaya 200rb/bulan, info: Victor Cheung 0818888390
2. PANTAI MUTIARA SPORT CENTER, Pluit, (KHUSUS WANITA) Hub, Aming 081319140514 (Biaya 400rb/bln)
3. TANJUNG PRIOUK, Warakas, Kantor DPC PKS, Hub Adrian 0818-0713-0703 Biaya 100rb/bln
4. SUNTER, Kantor Kelurahan Papanggo, Hub Adrian 0818-0713-0703 Biaya 100rb/bln
 
Menerima murid baru PRIA?WANITA umur 12-70 tahun/kecuali di kelapa gading terima anak kecil jg.
 
Untuk kesehatan-pembangunan mental dan beladiri, tehnik2 yg diajarkan mencakup seluruh kurikulum kungfu wingchun gaya Ip Nan
 
Pendaftaran: Langsung hub nomer hp CP diatas, datang hanya saat waktu latihan.
 
Informasi pusat 0817104717

PERTARUNGAN FILM, PERTARUNGAN KOMPETITIF, PERTARUNGAN ‘REAL LIFE SITUATION’, DAN MANFAAT BELA DIRI

Oleh : (Farrel Stefan Mokalu) Pelatih HB Cab GOR Ragunan Jak-Sel
 
Ini sekedar sharing saja dari saya berdasarkan pengalaman dan pengamatan di dunia bela diri setelah sekian lama. Saya minta maaf kalo ada yang kurang atau salah kata, Semoga bermanfaat untuk kalian semua .
 
Maraknya tindakan kriminal atau kejahatan yang ada di lingkungan sekitar, mengingat maraknya tingkat kriminalitas di Indonesia dan beritanya juga sering muncul di tv setiap hari. Tak banyak juga orang awam atau murid pemula bela diri yang menjadi korban kejahatan di lingkungan sekitar. Mungkin korban sempat membela diri tapi kebanyakan korban malah lalai bahkan meninggal karena tindakan kriminal, dan karena juga Gaya Bertarung untuk bela diri yang di gunakan SALAH DAN TIDAK SESUAI KEADAAN.
 
Gerakan pertarungan di film, pertandingan, dan kehidupan nyata (real life situation) itu berbeda. Apanya yang beda? Ke 3 situasi pertarungan tersebut beda dari segi cara pengaplikasian jurus, teknik, durasi pertarungan, dan lain-lain. Untuk lebih jelasnya, saya breakdown seperti apa 3 jenis pertarungan tersebut satu persatu:
 
– PERTARUNGAN FILM:
Pertarungan yang tiap gerakannya dan jurusnya di atur dan di rencanakan sedemikian rupa. Di buat serealistis dan semenarik mungkin untuk di tonton dan untuk tujuan demonstrasi atau hiburan semata. Baik di film, panggung, atau di tempat lainnya untuk ‘performance’. Durasi pertarungan kebanyakan berlangsung lama (Contoh: film IP MAN 2, di bagian Ip man melawan seorang petinju asal inggris bernama ‘Twister’. Pertarungan berlangsung kurang lebih selama 5 menit)
– PERTARUNGAN KOMPETITIF:
Pertarungan yang di sertakan penilaian dari juri, di atur oleh wasit, dan juga di sertakan peraturan tertentu, seperti MMA atau pertandingan Olimpiade. Dimana kedua petarung tidak boleh memukul / mengenai daerah kelamin ketika bertanding, tidak boleh colok mata, mencakar, dan peraturan-peraturan lainnya. Kedua petarung menggunakan gaya bertarung yang mungkin ada beberapa gerakan yang di batasi untuk mengikuti peraturan yang ada dan kedua petarung juga menggunakan insting bertarung untuk meraih poin seperti memukul, menendang dan, banting agar bisa memenangkan kompetisi / lomba.
– PERTARUNGAN KEHIDUPAN NYATA (Real life situation):
Pertarungan secara bebas, ‘Impromptu’, dan tidak ada peraturan. Biasanya sering terjadi di lingkungan jalanan atau sekitarnya karena tindakan pelaku kriminalitas contohnya. Sang pelaku dan korban mungkin saling baku hantam satu sama lain, bahkan kedua belah pihak menggunakan kemampuan insting berkelahi seadanya. dengan tujuan membela diri dari bahaya atau tujuan kriminal.
Kesimpulan dari ketiga pertarungan di atas, Jangan memukul ratakan gerakan yang ada di film, pertandingan, dan kehidupan nyata itu sama semua. Kebanyakan orang awam atau kesalahan pelaku bela diri tingkat pemula, mungkin beranggapan semua pertarungan sama saja gayanya dalam kondisi apa pun.
 
Contohnya menggunakan gerakan seperti pertarungan film, ‘Pukulan Beruntun’ Wing Chun sebanyak 30x kedalam kehidupan nyata secara asal-asalan. niscaya tidak akan efektif kelawan dan malah anda yang “Keok” karena pertarungan di kehidupan nyata sebaiknya di selesaikan dengan cepat, efisien, dan seefektif mungkin (contoh: menendang kelamin sehingga pelaku kriminal jatuh tak berdaya, atau mengambil batu keras sebagai senjata untuk menghantam lawan). Ini berbicara mengenai insting dalam bela diri.
 
untuk mempertajam insting anda, agar terhindar dari bahaya, lakukan hal berikut:
– Banyak doa ke Tuhan YME
– Kuasai, latih, dan pertajam ilmu bela diri yang kalian punya
– Ketika anda tidak bisa kabur dari bahaya tindakan kriminal, gunakan cara apapun untuk menyerang dan bertahan (seperti ambil batu keras di sekitar sebagai senjata, ketika pelaku menyerang dengan benda tajam gunakan barang (tas gendong) atau tangan kosong dengan manuver menangkis / menghindar)
– Kabur jika memungkinkan atau dalam kondisi TIDAK TERPEPET
– Teriak tolong dan cari bantuan sekitar
Puji Tuhan, saya sendiri belum pernah terancam nyawanya karena tindakan kejahatan di sekitar setelah sekian lama, karena walaupun saya punya pegangan bela diri Wing Chun dari selama 5 tahun lebih. Saya lebih memilih menghindari hal-hal negatif yang mengarah kepada perkelahian baik secara verbal maupun fisik.
Lama berpengalaman atau berstatus senior dalam bela diri bukan berarti harus terlibat dalam pertarungan, pertahankan perdamaian sebisa mungkin, baik dalam lingkungan teman, kerja, keluarga, dan sekitar kita. Punya Ilmu Wing Chun seperti saya bukan berarti harus pernah ‘gebok-gebokan’ sama abang-abang preman dari Lebak Bulus atau pernah luka-luka karena berantem secara serius sebagai bukti kita itu jagoan seperti Bruce Lee.
 
secara pribadi, saya menggunakan Wing Chun untuk….:
– Dekatkan diri kepada Tuhan YME
– Melindungi diri sendiri dan orang lain yang saya sayang
– Pengembangan Karakter positif
– Pengembangan fisik
– Sebagai sarana hobi yang positif dan bermanfaat
– Menunjukan dan membuktikan ke orang-orang bahwa bela diri tidak selamanya berhubungan dengan kekerasan dan kesombongan terutama bagi mereka yang awam dan skeptikal.
 
Taking care of others, is like taking care of myself, we are one (mempedulikan yang lain, sama seperti mempedulikan diri sendiri, kita adalah satu) – Me
 
Ini semua opini jujur dari saya, pegel juga 1 jam lebih ngetik gabut.
Sekali lagi maaf kalo ada salah kata, kritik dan saran saya harapkan dan di terima di section comment. Apalagi duit, saya nerima banget c:
Thanks Guys! (Farrel Stefan Mokalu)

Kenapa Film Ip Man Populer?

FILM IP MAN DAN KUNGFU WINGCHUN
Oleh. Julius Khang

Ternyata film kedua IP Man melebihi kesuksesan film pertama. Rencananya akan dibuat sequel yang ketiga. Yang menarik dari film ini adalah pengexploitasian secara utuh seni beladiri china(kung-fu) Wingchun yang merupakan ilmu dari Grandmaster IpMan dan merupakan ilmu yang menjadi bahan pengembangan oleh Bruce lee. Dalam film ini kungfu Wingchun disajikan dengan jelas dan pengkoreograferan yang sangat luar biasa melibatkan begitu banyak adegan perkelahian jarak dekat yang jarang ada dalam film kungfu modern. Mungkin banyak dari kita yang tidak tahu mengenai kungfu ini oleh karenanya saya mengupas secara singkat saja dibawah ini.
Film Ip Man dan Kungfu wingchun

Setelah puluhan tahun dari era 70an akhirnya dunia perfilman bergenre kungfu action dikejutkan oleh film Ip Man yang dirilis tahun 2008 dan dibintangi dengan apik oleh Donnie Yen yang memerankan sebagai tokoh utama seorang pendekar kungfu kenamaan hongkong bernama Ip Man yang merupakan guru dari Bruce Lee dan Ip man merupakan penyebar kungfu Wingchun di hongkong dan keseluruh dunia.

Film Ip man tidak diduga sangat sukses dipasaran dan kembali mengangkat nama Donnie Yen sebagai maestro film Hong Kong setelah Jacky Chan, Jet Le dan Chow Yun fat yang mendunia. Akibat kesuksesan film Ip Man ini maka segera dibuat sequelnya Ip Man 2 yang sampai saat ini masih diputar diseluruh dunia.

Ternyata film kedua ini melebihi kesuksesan film pertama. Rencananya akan dibuat sequel yang ketiga. Yang menarik dari film ini adalah pengexploitasian secara utuh seni beladiri china(kung-fu) Wingchun yang merupakan ilmu dari Grandmaster IpMan dan merupakan ilmu yang menjadi bahan pengembangan oleh Bruce lee. Dalam film ini kungfu Wingchun disajikan dengan jelas dan pengkoreograferan yang sangat luar biasa melibatkan begitu banyak adegan perkelahian jarak dekat yang jarang ada dalam film kungfu modern. Mungkin banyak dari kita yang tidak tahu mengenai kungfu ini oleh karenanya saya mengupas secara singkat saja dibawah ini.

Sejarah

Kungfu Wing Chun (”musim semi”) adalah salah satu beladiri china “internal” (Nei Kung). Sebuah sistem beladiri yang dikembangkan sebagai reaksi terhadap beladiri “eksternal” Kungfu Shaolin yang sebagian besar mengandalkan kekuatan.

Dalam salah satu legenda dikisahkan bahwa Kungfu ini diciptakan oleh Ng Mui dan kungfu “Wing Chun” dinamai dari perempuan murid Ng Mui yaitu Yim Wing Chun. Ng Mui adalah Kepala Biara (superior wanita) dan salah satu dari “lima orang tua” (Kepala Biara Ng Mui, Pendeta Jee Shin, Pendeta Pak Mei, Master Fung To Tak dan Master Miu Hin dari Shaolin selatan, sebuah biara Buddha di gunung Sung, Henan, Cina. Bersama dengan lima tetua lainnya, Ng Mui selamat dari kehancuran biara pada dinasti Qing, di akhir abad ke 18.

Melarikan diri ke Kuil Bangau Putih di gunung Tai, Ng Mui bertemu keluarga Yim Wing Chun. Seorang penduduk lokal berusaha memaksa Yim Wing Chun untuk menikah dengannya. Dengan niat menolong Ng Mui mengajar kungfu pada Yim Wing chun agar dapat menghadapinya.

Yim Wing Chun menguasai semua ilmu yang diajarkan oleh Ng Mui, dia mengajarkan kungfu ini pada suaminya. dan mulailah kungfu ini berkembang.

Biografi Ip Man

Ip Man lahir pada tahun 1898 di kota Fushan di kabupaten Namhoi, Provinsi Kwangtung, di Tiongkok Selatan. Ip Man belajar kungfu sejak umur 9 tahun dari master Chan Wah Shun, seorang jago silat aliran Wing Chun.

Yip Man belajar dengan Chan Wah Shun selama empat tahun, sampai kematian gurunya tersebut. Ip Man kemudian menghabiskan dua setengah tahun pelatihan dengan senior yang lain, Ng Chun. Ketika Yip berusia 16 tahun, orangtuanya mengirimnya ke Hong Kong untuk bersekolah di St Stephen’s College. Suatu saat di Hong Kong Ip Man menantang seorang kakek berusia 50 tahun. Ip Man yang muda dan masih berdarah panas dan mengagulkan ilmu dari gurunya Chan wah Sun tidak menyangka bisa dikalahkan dengan mudah oleh orang tua tersebut. Ip Man pun akhirnya ingin belajar dari orang tua itu yang bernama Leung Bik. Leung Bik menjelaskan perbedaan dalam Wing Chun yang diajarkannya dibandingkan gaya Shun Chan dan mulai mengajar Yip Man sebagai seorang murid selama dua setengah tahun.

Ip Man kembali ke Fushan dan berkata kepada seniornya tentang lelaki tua itu bahwa ia telah kalah dan berguru dengan guru barunya itu. Ketika seniornya mengejek dia, Yip Man menantang mereka dan mengalahkan mereka dengan pengetahuan barunya. Yip Man tinggal di Fushan di mana ia terlibat dengan polisi demi mengangkat nama keluarga. Ip Man Pada tahun 1948 melarikan diri ke Hong Kong selama revolusi.

Yip Man merupakan seorang pesilat yang terlatih dengan baik, murid-muridnya yang terkenal antara lain Wong Shun Leung, Grandmaster William Cheung, dan Bruce Lee. Setelah 20 tahun mengajar di Hong Kong, Yip Man meninggal pada 1972.

Prinsip dasar Wingchun

Kungfu Wing Chun terkenal dengan ciri khas tertentu, yaitu: Berlatih dengan alat ‘manusia kayu Mok Yang Jong’, Teori garis tengah, siku yang kokoh dan tangan menempel(Chi sao).

Sebagian besar seni bela diri memiliki banyak bentuk atau latihan dasar. Sebaliknya, Wing Chun hanya memiliki tiga bentuk:

1. siu tao nium (berpikir sederhana0), yang mengajarkan gerakan-gerakan dasar, dan bagaimana untuk menghasilkan kekuatan pikiran dengan latihan terstruktur.
2. Jum Kiu(mencari jembatan), yang mengajarkan integrasi gerakan atas dan bawah tubuh dan cara berlatih berpasangan.
3. Biu jee (jari menembak), mengajarkan teknik menyerang dengan menggunakan energi yang dihasilkan dari putaran kaki, pinggang dan pundak.

Ada juga dua bentuk senjata tradisional Wing Chun: Ma chan dao dan Toya.

Kesederhanaan

Kesederhanaan mungkin merupakan prinsip yang paling jelas dari Wing Chun. Semakin sederhana metode anda, semakin tinggi kemungkinan tehnik beladiri ini bekerja. Ledakan serangan kekuatan garis lurus ke wajah, tubuh, dan pangkal paha musuh adalah metode paling sederhana serangan beladiri ini, menetralkan serangan masuk dengan struktur kuda kuda/langkah segitiga sederhana, dan teori garis tengah dalam bertahan dan menyerang. Semua kombinasi harus mengalir cepat dan efisien untuk tetap selaras dengan teori Wing Chun.

Wingchun merupakan beladiri yang didesain untuk digunakan langsung dalam pertempuran/perkelahian tanpa mempelajarinya terlalu lama. Tehnik yang digunakan berkarakteristik cepat, tepat, sederhana dan akurat serta “to the point” dalam menghadapi setiap serangan musuh. Bertahan dan menyerang mendapat porsi yang sama dalam beladiri ini. Tehnik tangan digunakan dalam 75%, namun tehnik kaki walau jarang dilakukan tapi sangat penting digunakan karena tehnik kaki dalam kungfu wingchun mendukung tehnik tangan.

 

Wingchun hb di koran sindo 24 maret

wingchun indonesia Harimau Besi di koran sindo 24 maret

Para murid dari perguruan Wing Chun Harimau Besi sedang berlatih gerakangerakan wing chun di bawah bimbingan Julius Khang. Wing Chun diciptakan oleh biksuni Ng Mui di Tiongkok pada sekitar tahun 1700-an..Setelah muay thai populer di kalangan masyarakat hingga artis, kini giliran wing chun tengah naik daun. Olahraga bela diri ini tidak mengandalkan otot, tetapi kecepatan, ketepatan, dan chi yang kuat. Olahraga ini cocok untuk wanita dan orang bertubuh lemah sekalipun. 

Di kalangan artis, sederet nama seperti Deddy Corbuzier, Roro Fitria, Vicky Shu, dan Marcell Siahaan mengaku mendapatkan manfaat kesehatan setelah berlatih wing chun secara reguler. Termasuk aktor sekaligus produser film Ki Kusumo yang sejak beberapa waktu lalu telah resmi membuka latihan bela diri asal Negeri Tirai Bambu yang beraliran Yip Man atau Ip Man ini.

Hal ini diamini oleh Julius khang, pelatih wing chun dari perguruan Kungfu Wing Chun Harimau Besi. Menurut pria yang sejak usia sekolah dasar telah berlatih berbagaimacam kungfu kaum Tionghoa peranakan, bela diri ini lebih banyak menggunakan unsur halus dan lembut ketimbang gerakan kasar dan kaku. Wajar jika bela diri yang diciptakan oleh seorang biksuni bernama Ng Mui di Tiongkok pada zaman Dinasti Ching sekitar tahun 1700-an tersebut sesuai bagi kaum hawa.

“Serangannya tajam, namun tidak memerlukan tenaga terlalu banyak. Teknik bertahannya banyak menggunakan tepisan dan hindaran yang sifatnya tidak menahan langsung serangan musuh dengan kekuatan,” kata pria yang mengajar di GOR Grogol ini. Gerakan kungfu yang ide dasarnya mengambil dari pertarungan ular dan bangau ini, Julius menyebutkan, dapat dipakai untuk latihan senam dan pernapasan. Karena itu, kungfu wing chun sangat baik untuk kesehatan, kelenturan badan, dan meningkatkan peredaran darah.

Hal ini pula akhirnya yang membuat Ellis tak berpikir dua kali mengambil kelas wing chun. Wanita bernama lengkap Ellis Sutriana ini sudah 6 bulan bergabung di Kungfu Wing Chun Harimau Besi di GOR Cilandak. Sejak rutin berlatih, tubuh menjadi lebih fit dan bertenaga, serta lebih mawas diri ketika bepergian. “Saya ingin membekali diri dengan ilmu bela diri, apalagi tinggal di kota besar seperti Jakarta. Kita tidak akan pernah tahu kapan kejahatan akan menimpa kita,” aku wanita 33 tahun ini.

Ia menilai wing chun merupakan seni bela diri yang praktis, tidak bersifat keras, dan dengan gerakan yang juga mudah, plus aman bagi wanita. “Gerakannya lembut tapi bertenaga,” imbuhnya. Wing chun memang mengajarkan teknik bela diri yang dapat dilakukan oleh berbagai kalangan.

Namun yang lebih penting dari itu, bela diri ini juga melatih diri menjadi pribadi yang siaga, pemberani, namun tidak sombong, serta tetap berbudi baik dan lembut hati. sri noviarni   

 

Siapa itu IP MAN, riwayat hidup grandmaster wingchun

Biografi sejarah YE WEN (IP MAN)

 Biografi Ip Man

Andaikata saja Bruce Lee (Dalam bahasa Mandarin terkenal dengan nama: Li Xiaolong/baca Li Siaolung 李小龍) tidak sukses, barangkali tak banyak orang yang dapat mengingat eksistensi guru budimannya: Ye Wen.

 Biografi Ip Man

x109 besar Biografi Ip Man

Ia semenjak kanak-kanak belajar ilmu silat/kungfu wingchun. Meski menguasai jurus maut, tetapi ia selamanya tidak suka menindas yang lemah, bertindak hanya demi keadilan, ia selama hidupnya mempertahankan spirit moralitas seni bela diri tradisional Tiongkok yakni: Mau belajar silat harus memperbaiki dulu akhlak dan mementingkan nilai-nilai spiritual daripada keuntungan materi, ia sangat rendah hati, tidak suka para murid memanggilnya dengan sebutan Shifu (baca: She fu = suhu/guru), mereka pada menyebutnya Paman Wen.

 Biografi Ip Man

Ye Wen 葉問 (1893-1972, lebih tersohor dengan nama dalam dialek Hongkong: Ip Man 葉問), nama aslinya Ye Juwen, berasal dari clan Sang Yen Ye – Fo Shan 佛山, sewaktu kecil sudah menyukai ilmu bela diri, pada usia 7 tahun, ia berguru ilmu silat Yong Chun (Di Hongkong terkenal dengan nama dialek: Wing Chun 詠春) kepada Chen Huashun murid eksklusif (Waktu itu perguruannya belum go public ) dari Liang Zhuan 梁贊-guru besar ilmu silat Yong Chun.

Oleh karena Ye Wen selain berbakat besar, yang lebih penting ia juga memiliki akhlak yang baik, maka itu Chen Huashun semakin menyayangi murid tersebut, ……….. Setelah gurunya meninggal, Ye Wen mengikuti suheng (Kakak seperguruan) Wu Chongsu memperdalam ilmu silatnya, hingga berusia 16 tahun ia menuntut ilmu (bahasa asing) di Hongkong.

 Biografi Ip Man

Pencapaian Inti Sari Ilmu Silat Yong Chun

Sewaktu Ye Wen menuntut ilmu di Hongkong, bertepatan dengan zaman kaum penjajah mengagresi Tiongkok, pada suatu hari sewaktu Ye Wen ke luar rumah menyaksikan 7-8 serdadu asing sedang terang-terangan mengganggu perempuan Tiongkok di jalan, para pejalan kaki hanya berani memlototinya tapi tak berani menegur, terdorong oleh jiwa ksatrianya Ye Wen gusar dan segera menghentikan ulah mereka maka para serdadu itupun berkelahi dengannya.

Oleh karena pihak lawan berjumlah banyak, Ye Wen mulai terdesak, pada saat itu seorang pemuda juga terjun ke dalam perkelahian dan secara bersama-sama menghajar mereka hingga babak belur dan melarikan diri, pada saat berterima kasih ia mengetahui pemuda tersebut ternyata adalah putra guru leluhur Yong Chun, Liang Zhuan, yang bernama Liang Bi, langsung ia mengangkatnya sebagai guru, Liang Bi juga tidak menolaknya, maka dalam masa beberapa tahun ia menuntut ilmu bersamaan dengan itu memperoleh pula inti sari ilmu silat Yong Chun.

 Biografi Ip Man

Sesudah selesai dengan tugas belajarnya ia kembali ke kampung halaman dan menjabat sekretaris biro detektif Fo Shan, kala itu Ye Wen yang sudah sarat dengan ilmu silat canggih bersama dengan suheng kedua, Wu Chongsu dan beberapa kolega menekuni dan memperdalam ilmu silat serta mulai menerima murid di Fo Shan. Seringkali mereka membantu menertibkan keamanan dengan membasmi kejahatan, nama Ye Wen kala itu mulai tersohor di Fo Shan.

Tahun 1937 terjadi insiden 7 Juli (Jepang mengagresi Tiongkok), dan tahun 1938 serdadu Jepang sudah menguasai Fo Shan, pasukan Jepang sudah mendengar kehebatan Kungfu Ye Wen maka sangat berminat mengangkatnya sebagai instruktur bela diri di kesatuan polisi militer, tetapi Ye Wen dengan alasan nasionalisme secara tegas menolak undangan kesatuan polisi militer Jepang.

Polisi militer Jepang demi menarik Ye Wen, maka mengutus seorang berilmu silat tinggi untuk menjajal ilmu Ye Wen, taruhannya apabila Ye Wen dikalahkan harus mengikuti kehendak mereka. Di bawah situasi tak bisa lagi menolak, Ye Wen terpaksa meladeninya, Ye Wen dengan ilmu silat Yong Chunnya yang canggih berada di atas angin, tetapi tidak mengeluarkan jurus mematikan.
 Biografi Ip Man

 Biografi Ip Man
Sesudah mengalahkan lawannya ia hanya mengatakan: “Anda telah mengalah” dan melompat keluar dari arena serta meninggalkan tempat itu sendirian. Ye Wen sesudah kejadian pertarungan tersebut mulai membantu tentara Guo Min Dang (Nasionalis) dalam melawan agresi Jepang, ia mewariskan ilmunya kepada sahabat yakni pedagang kaya Fo Shan, Zhou Yugeng dan para bawahan perusahaan tekstilnya “Lian Chang”.

Kungfu Mutlak Bukan Barang Dagangan

Sementara itu ia menerima murid perdananya bernama Guo Fu, Ye Wen sangat mementingkan pemilihan berdasarkan sifat dasar seseorang, ia sering berkata: “Murid memilih seorang guru yang baik, tentu sulit, tetapi guru memilih seorang murid yang baik, lebih sulit”

Guo Fu mulanya adalah seorang fakir miskin, tetapi ia sangat menggandrungi belajar ilmu silat, dan memiliki akhlak yang baik dan sangat tekun, di dalam proses pengangkatan guru selama ½ tahun itu Guo Fu telah melumerkan Ye Wen dan diterimalah ia sebagai murid.
 Biografi Ip Man
Pada awalnya Guo Fu saking gembiranya melakukan ritual pengangkatan dan memanggil dengan keras Shifu/guru, tetapi Ye Wen dengan serius berkata, sama sekali jangan memanggil Shifu. Kemudian, para senior seperguruan baru mengatakan kepada Guo Fu bahwa Ye Wen adalah seorang yang sangat rendah hati, ia tidak suka dipanggil Shifu, para murid memanggilnya “Paman Wen”, di dalam penempaan selama 5 tahun itu, Ye Wen sangat puas dengan Guo Fu yang giat maka menurunkan jurus mautnya kepada Guo Fu.

Tahun 1949 PKC mendirikan pemerintahan, oleh karena Ye Wen pada masa perang melawan Jepang pernah membantu pasukan Nasionalis dan ada yang melaporkan, maka demi tak sampai menyeret keluarganya, pada 1950 Ye Wen datang sendirian ke Hongkong, dikenalkan oleh sahabat yang bekerja di agentur Koran, Li Min, ia pernah menerima murid di Jalan Hai Tan dan kemudian di Jalan You Ma Di Li Da.
 Biografi Ip Man
Di dalam 20 tahun sesudah itu ia terus bergiat menyebar-luaskan silat Yong Chun. Bruce Lee juga di masa itulah bergabung di perguruan Ye Wen.

Bruce Lee di kemudian hari karena beremigrasi ke AS dan belum sempat menguasai keseluruhan ilmu silat Yong Chun dan setelah Bruce Lee ternama di dunia film, ia pernah berkunjung secara pribadi ke Ye Wen, berharap bisa mempelajari metode pancang manusia kayu dari Yong Chun, dan mengusulkan menukarnya dengan harga sebuah apartemen dengan imbalan mempersilakan Ye Wen pribadi memamerkan keseluruhan metode pancang manusia kayu, serta mengambil filmnya untuk dibawa ke AS untuk dipelajari sendiri.

Tetapi ditolak oleh Ye Wen, sejumlah murid beranggapan penawaran menggiurkan dari Bruce Lee ini tidak diterima oleh Shifu sungguh disayangkan, namun Ye Wen berpendirian asalkan murid sungguh hati dalam penguasaan ilmu, maka akan melatih dengan saksama, mutlak tak boleh menjadikan Kungfu sebagai barang dagangan, selama hidupnya Ye Wen selalu mematuhi prinsip tersebut.
 Biografi Ip Man
Ye Wen juga beranggapan, “Belajar silat mendahulukan moral” dan “Mementingkan nilai-nilai spiritual dan memandang ringan keuntungan”, ia selama hidupnya memberikan pelatihan, tapi tak pernah memasang papan nama, juga tidak pernah memasang iklan, ia berpendapat silat justru harus mencegah kekerasan dan mempertahankan perdamaian umat manusia.
 Biografi Ip Man
Usia Ye Wen meski telah melewati 70 tahun masih saja pada tengah malam keliling 4 penjuru membantu menjaga keamanan daerahnya, pernah terjadi ada penjahat mengeluarkan pisau menjambret pejalan kaki, ia menghadang, sesaat kemudian hanya terdengar si penjahat tertendang dan terpental 5 meter jauhnya dan pingsan.
 Biografi Ip Man
Jalan Li Da menjadi tempat aman satu-satunya di Hongkong, juga dikarenakan hal tersebut Ye Wen seringkali menerima penghargaan dari Pemerintah Hongkong, memperoleh sebutan “Warga kota jempolan”.
 Biografi Ip Man
Pada masa tuanya, harapan terbesar Ye Wen adalah pewarisan kebudayaan dan membesarkan Ilmu silat Yong Chun ke seluruh pelosok dunia, setelah ia wafat, para muridnya melanjutkan pengembangan Ilmu silat Yong Chun ke berbagai negara di Eropa dan AS, menjadi ilmu silat kenamaan di dunia. Setelah Ye Wen wafat oleh semua kalangan ia diakui sebagai “Guru Besar Zaman kini”

http://www.harimau-besi.com/index.php?option=com_content&task=view&id=96&Itemid=133

Pencipta kungfu wingchun adalah perempuan?

SEJARAH KUNGFU WINGCHUN DAN ASAL MUASALNYA

Kungfu Wingchun diciptakan perempuan?

Ketika Cina dijajah oleh bangsa Manchuria (Dinasti Ching), yaitu saat Kaisar Yung Cheng1 berkuasa (1723-1736), terjadi peristiwa dibakarnya Kuil Shao Lin, yang berada di Gunung Sung, Propinsi Honan. Peristiwa tersebut terjadi sekitar 300 tahun yang lalu.Saat itu pemerintahan Manchuria takut akan perkembangan kung fu di Kuil Shao Lin yang semakin lama semakin kuat. Pemerintah kemudian mengirim pasukan untuk menyerang kuil ini. Serangan demi serangan selalu mengalami kegagalan. akhirnya Kuil Shao Lin dibakar secara diam-diam. Banyak penghuni Shao Lin yang mati terbakar. Tetap tidak semuanya mati, beberapa berhasil lolos dari peristiwa ini, di antaranya adalah Pendeta Wanita Ng Mui, dan juga beberapa orang murid, yang paling terkenal di antaranya adalah Hung Hay Kwun (Hung Si Kuan), Fong Sai Yuk (Fang Se Yu), Luk Ah Choy, dan lain-lainnya. Kelima pendeta/master ini adalah lima guru yang mewakili lima gaya kung fu Shao Lin.

Pendeta Wanita Ng Mui adalah satu-satunya master wanita dari Shao Lin. Ng Mui pergi berkeliling Cina, kemudian menetap di Kuil Bangau Putih yang terletak di gunung Tai Leung (juga disebut gunung Chai Ha), di antara propinsi Yunnan dan Sze Chuan. Ia berkonsentrasi mendalami Zen Buddhisme, dan juga ilmu kung fu. Ng Mui, seperti juga yang lainnya, tidak pernah melupakan pengalaman pahit peristiwa kebakaran dan pengkhianatan di Kuil Shao Lin. Ia juga khawatir akan pengejaran yang dilakukan oleh para pengkhianat dan pasukan pemerintah Manchuria. Ia sadar akan kesulitan yang akan dialaminya jika suatu saat bertemu dengan para pengkhianat yang juga telah menguasai ilmu bela diri Shao Lin tersebut. Ia sadar bahwa pengetahuan teoritis bela dirinya sejajar dengan mereka, dan suatu saat kemampuan fisiknya akan kalah dengan para pengkhianat yang jauh lebih muda darinya. Untuk mengatasi hal ini, cara satu-satunya adalah dengan menciptakan sebuah teknik bertarung baru yang mampu mengatasi teknik-teknik bertarung Shao Lin.

Suatu saat Ng Mui menyaksikan pertarungan antara seekor rubah dan seekor bangau. Rubah itu berjalan mengitari bangau mencari kesempatan untuk menyerang, sementara bangau diam di tengah dan berputar-putar untuk menghadapi rubah. Setiap kali rubah menyerang dengan cakarnya, bangau menghalau dengan sayapnya dan pada saat yang sama balik menyerang dengan paruhnya. Rubah tersebut memanfaatkan kelincahannya untuk menghindar dan menyerang tiba-tiba dengan cakarnya. Perkelahian ini berlangsung dalam waktu yang cukup lama hingga Ng Mui mendapatkan inspirasi untuk mengembangkan teknik pertarungan baru. Ng Mui berkonsentrasi untuk menyesuaikan gerakan cakar rubah dan sayap bangau menjadi gerakan manusia. Akhirnya Ia berhasil menciptakan satu set gerakan tempur yang tetap mempertahankan gerakan rubah dan bangau tetapi telah disesuaikan menjadi gerakkan  manusia.Gerakan kung fu Shao Lin terlalu rumit untuk Ng Mui, terlebih lagi dalam gaya Shao Lin, banyak gerakan yang memiliki pose menarik dan nama yang indah, tetapi dalam pertempuran yang sesungguhnya tidak dapat dipraktekkan.  Dalam teknik barunya ini ia menitikberatkan pada kesederhanaan gerak dan keanekaragaman kegunaan. Hal ini cukup menyimpang dari teknik-teknik Shao Lin. Jika pada Kung Fu Shao Lin sepuluh set atau lebih gerakan, satu dan lainnya hanya berbeda sedikit, dalam Sistem baru ciptan Ng Mui ini hanya terdiri dari beberapa gerakan sederhana yang digabungkan, dan setelah mengalami beberapa perbaikan dan penyempurnaan, dibagi menjadi tiga jurus  dan satu set gerakan berlatih menggunakan “orang-orangan kayu”. dalam teknik baru ini, setiap gerakan adalah gerakan tempur yang sesungguhnya dan sangat praktis. Sudah tidak ada lagi gerakan-gerakan dan pose-pose indah yang hanya berguna untuk menarik perhatian.

Perbedaan lainnya adalah dalam teknik Shao Lin terlalu banyak menekankan latihan fisik. Seorang murid harus berlatih kuda-kuda yang kuat selama beberapa tahun sebelum ia dapat melanjutkan ke pelajaran selanjutnya. Dalam teknik barunya, Ng Mui lebih menekankan penggunaan metode dalam mengalahkan musuh daripada dengan menggunakan kekuatan. Memang dalam metode ini perlu juga melatih kekuatan, tetapi dalam pertempuran yang sesungguhnya, yang terpenting adalah menerapkan metode yang tepat untuk masing-masing keadaan, dan juga untuk masing-masing lawan. Untuk keperluan ini, para pengikut akan dibekali dengan beragam teknik gerakan tangan, kuda-kuda, dan gerak langkah yang fleksibel.

Yim Wing Chun

Yim Wing Chun adalah penduduk asli propinsi Kwang Tung. Setelah ibunya meninggal, ia tinggal berdua dengan ayahnya, Yim Yee. Sejak kecil ia telah dijodohkan dengan Leung Bok Chao, seorang pedagang garam dari propinsi Fu Kien (Hok Kian). Sebagai murid Shao Lin, Yim Yee berusaha menggunakan kung fu-nya untuk menegakkan keadilan. Dengan demikian ia sering terlibat dalam urusan pengadilan. Agar tak ditangkap, ia mengajak anak perempuannya melarikan diri ke perbatasan antara propinsi Yunnan dan Sze Chuan dan menetap di kaki gunung Tai Leung. Mereka hidup dari hasil penjualan tahu di pasar.

Ada seorang preman lokal bermarga Wong yang terkenal bertabiat buruk. Karena kemampuan kung fu-nya dan juga karena tangan hukum begitu lemahnya di daerah terpencil ini, ia ditakuti oleh penduduk setempat. Karena tertarik dengan kecantikan Yim Wing Chun, ia mengirimkan perantara untuk melamar gadis ini, dengan ancaman jika ditolak, ia akan memaksa Wing Chun menikahinya. Ayah Wing Chun sudah tua dan Wing Chun sendiri adalah gadis yang lemah. Oleh karena itu mereka sangat khawatir dan tidak tahu apa yang harus dilakukan.

Sementara itu, Pendeta Wanita Ng Mui, yang tinggal dekat desa ini, sering mengunjungi pasar desa. Setiap kali ia lewat di kios tahu Yim Yee, ia selalu mampir dan berbelanja. Dengan demikian, mereka menjadi saling mengenal. Suatu hari, saat ia berbelanja, ia memperhatikan ada sesuatu yang tidak biasa pada ekspresi ayah dan anak ini. Ketika ditanyakan, mereka menceritakan masalah tersebut kepada Ng Mui.

Pengakuan ini membangkitkan kembali rasa keadilan dalam diri Ng Mui yang sudah lama dipendam. Ia memutuskan untuk membantu Yim Wing Chun, tetapi tidak dengan melawan Wong, suatu hal yang pasti dilakukannya sebelum mengundurkan diri. Alasannya adalah bahwa ia tidak ingin menunjukkan identitas aslinya sebagai pendekar Shao Lin, dan juga karena tidak layak baginya, sebagai seorang ahli bela diri terkenal dari Shao Lin, bertarung melawan preman tak ternama dari sebuah desa terpencil. Ia memutuskan untuk mengajari teknik bela diri ciptaannya kepada Yim Wing Chun. Bagi Wing Chun sendiri, ilmu bela diri bukan sesuatu yang aneh, karena
ayahnya adalah murid Shao Lin.
Selama ini Wing Chun merasa belum perlu mempelajari ilmu ayahnya. Kini dengan panduan Ng Mui, sang master wanita dari Shao Lin, dan juga karena kepandaian dan kerja kerasnya, ia berhasil menguasai teknik ini dalam waktu tiga tahun.
Pada suatu hari Ng Mui memberitahu bahwa Wing Chun sudah menguasai semua teknik-teknik ciptaannya dan diperbolehkan kembali ke rumah ayahnya dan menyelesaikan masalah dengan Wong. Sekembalinya ia ke rumah ayahnya, preman tersebut mulai menggodanya lagi. Kali ini Wing Chun menantangnya berkelahi.
Wong terkejut, tetapi menerima tantangan ini. Ia sangat yakin dapat mengalahkan Wing Chun dan menikahinya, tetapi dalam pertarungan tersebut ia dikalahkan oleh Wing Chun. Sejak saat itu, Wong tak berani lagi mengganggu Wing Chun. Setelah peristiwa ini, Wing Chun terus berlatih teknik ini, tetapi Ng Mui merasa kehidupan di kaki gunung Tai Leung terlalu monoton dan pergi berkelana. Ia berpesan pada Wing Chun untuk menjaga peraturan Shao Lin dan berhati-hati dalam meneruskan teknik ini agar tidak jatuh ke tangan orang-orang yang tak pantasYim Wing Chun akhirnya menikah dengan tunangannya Leung Bok Chau. Ia berhasil menurunkan teknik yang dipelajarinya dari Ng Mui ini kepada suaminya. Leung Bok Chao sendiri pernah mempelajari bela diri, dan rajin berlatih di waktu senggangnya. Setelah pernikahan mereka, Wing Chun sering berdiskusi dengannya tentang teknik-teknik pertarungan. Awalnya ia meremehkan Wing Chun, karena menganggap Wing Chun adalah wanita yang lemah. tetapi Wing Chun berhasil memperoleh kesempatan untuk berlatih dengan suaminya dan berhasil mengalahkannya setiap kali mereka berlatih. Leung Bok Chao pun akhirnya sadar bahwa Wing Chun bukanlah seorang wanita lemah, tetapi seorang ahli seni bela diri. Sejak saat itu ia mengagumi teknik istrinya dan sering berlatih berdua. Ia menyebut teknik ini “Wing Chun Kuen” untuk menghormati istrinya. dari namanya ini lah maka dikenal nama Wing Chun Kung Fu.