Obat jantung, olahraga teratur!!

PENYAKIT JANTUNG DAPAT DISEMBUHKAN OLEH OLAHRAGA TERATUR

Penyakit jantung masih menjadi momok bagi setiap orang. Selain kejadiannya mendadak, penyakit ini juga mematikan. Namun jika ditangani secara tepat, penyakit jantung bisa disembuhkan.
Photo: PENYAKIT JANTUNG DAPAT DISEMBUHKAN OLEH OLAHRAGA TERATUR
INILAH.COM,Jakarta - Penyakit jantung masih menjadi momok bagi setiap orang. Selain kejadiannya mendadak, penyakit ini juga mematikan. Namun jika ditangani secara tepat, penyakit jantung bisa disembuhkan.
Penyakit jantung koroner masih menjadi pembunuh manuasia nomor satu di dunia termasuk Indonesia.
Data terakhir dari badan kesehatan PBB, WHO menyebutkan 60% dari seluruh kematian adalah akibat serangan jantung koroner.
Penyakit jantung koroner adalah penyempitan pembuluh darah kecil yang memasok darah dan oksigen ke jantung. Penyakit jantung koroner juga disebut penyakit arteri koroner.
Penyakit jantung koroner biasanya disebabkan oleh kondisi yang disebut aterosklerosis, yang terjadi ketika bahan lemak dan zat-zat lainnya membentuk plak pada dinding arteri.
"Risiko penyakit jantung koroner bisa dihindari dengan mengurangi makanan yang mengandung lemak jenuh tinggi, jauhi rokok dan alkohol, serta berolahraga secara teratur," kata ahli jantung dan pembuluh darah, RS Premier Jatinegara, Dr Muhammad Zaini, Sp.Jp(K).FIHA dalam acara "Jakarta Cardiovaskular Summit 2013" yang terselenggara berkat kerjasama Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) di Jakarta, Mingu (2/6).
Menurut Dr Zaini, terdapat bermacam-macam gangguan dan penyakit yang dapat mempenharuhi bagian maupun dari jantung, antara lain Karena bawaan lahir misalnya jantung yang tidak sempurna, kelainan katup jantung, dan melemahnya otot jantung.
"Penyebab lain adalah bakteri yang menyebabkan infeksi dapa jantung," jelas Dr Zaini.
Namun, sambung Dr Zaini, penyakit jantung yang paling umun adalah jantung koroner yang dapat menyebabkan serangan jantung hingga kematian mendadak. 
"Penyebab jantung koroner ini dikarenakan adanya penyempitan dan penyumbatan pembuluh arteri karena penumpukan zat lemak, " uangkapnya.
Lebih jauh Dr Zaini menguraikan, walaupun penyakit ini sering dianggap mematikan, jika ditangani secara tepat, penyakit jantung bisa disembuhkan melalui beragam cara pengobatan.
"Intinya semua pengobatan yang ada untuk jantung koroner berfungsi untuk memperlebar jalur arteri (pembuluh darah) sehingga aliran darah bisa kembali lancar," urai Dr Zaini.
Seseorang bisa terhindar dari risiko penyakit jantung koroner jika penderita selalu disiplin mengkonsumsi obat dan mengurangi makanan yang mengandung lemak jenuh tinggi serta tinggalkan stres.
"Intinya, risiko penyakit jantung bisa diobati jika melakukan perubahan pola hidup sehat termasuk rutin berolahraga, stop rokok dan kopi serta hindari stres yang menjadi risiko pemicu timbulnya serangan jantung," katanya.
Sementara itu, pemberian obat Aspirin bisa membantu pertolongan pertama seseorang yang terkena serangan jantung koroner secara mendadak.
"Bisa dijadikan penolong. Bisa dikunyah dan ditelan," tambah Dr Zaini.
Ia mengatakan, dengan mengonsumsi Aspirin ini, akan mampu mengencerkan darah 60-70 persen yang membeku di bagian pembuluh jantung.
"Tapi memang Aspirin tidak bisa dikonsumsi oleh orang yang mempunyai riwayat alergi terhadap obat itu," tambahnya. [mor] http://gayahidup.inilah.com/read/detail/1995800/jangan-takut-penyakit-jantung-bisa-disembuhkan#.Ua1BBqK8BbM
Penyakit jantung koroner masih menjadi pembunuh manuasia nomor satu di dunia termasuk Indonesia.

Data terakhir dari badan kesehatan PBB, WHO menyebutkan 60% dari seluruh kematian adalah akibat serangan jantung koroner.

Penyakit jantung koroner adalah penyempitan pembuluh darah kecil yang memasok darah dan oksigen ke jantung. Penyakit jantung koroner juga disebut penyakit arteri koroner.

Penyakit jantung koroner biasanya disebabkan oleh kondisi yang disebut aterosklerosis, yang terjadi ketika bahan lemak dan zat-zat lainnya membentuk plak pada dinding arteri.

“Risiko penyakit jantung koroner bisa dihindari dengan mengurangi makanan yang mengandung lemak jenuh tinggi, jauhi rokok dan alkohol, serta berolahraga secara teratur,” kata ahli jantung dan pembuluh darah, RS Premier Jatinegara, Dr Muhammad Zaini, Sp.Jp(K).FIHA dalam acara “Jakarta Cardiovaskular Summit 2013″ yang terselenggara berkat kerjasama Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) di Jakarta, Mingu (2/6).

Menurut Dr Zaini, terdapat bermacam-macam gangguan dan penyakit yang dapat mempenharuhi bagian maupun dari jantung, antara lain Karena bawaan lahir misalnya jantung yang tidak sempurna, kelainan katup jantung, dan melemahnya otot jantung.

“Penyebab lain adalah bakteri yang menyebabkan infeksi dapa jantung,” jelas Dr Zaini.

Namun, sambung Dr Zaini, penyakit jantung yang paling umun adalah jantung koroner yang dapat menyebabkan serangan jantung hingga kematian mendadak.

“Penyebab jantung koroner ini dikarenakan adanya penyempitan dan penyumbatan pembuluh arteri karena penumpukan zat lemak, ” uangkapnya.

Lebih jauh Dr Zaini menguraikan, walaupun penyakit ini sering dianggap mematikan, jika ditangani secara tepat, penyakit jantung bisa disembuhkan melalui beragam cara pengobatan.

“Intinya semua pengobatan yang ada untuk jantung koroner berfungsi untuk memperlebar jalur arteri (pembuluh darah) sehingga aliran darah bisa kembali lancar,” urai Dr Zaini.

Seseorang bisa terhindar dari risiko penyakit jantung koroner jika penderita selalu disiplin mengkonsumsi obat dan mengurangi makanan yang mengandung lemak jenuh tinggi serta tinggalkan stres.

“Intinya, risiko penyakit jantung bisa diobati jika melakukan perubahan pola hidup sehat termasuk rutin berolahraga, stop rokok dan kopi serta hindari stres yang menjadi risiko pemicu timbulnya serangan jantung,” katanya.

Sementara itu, pemberian obat Aspirin bisa membantu pertolongan pertama seseorang yang terkena serangan jantung koroner secara mendadak.

“Bisa dijadikan penolong. Bisa dikunyah dan ditelan,” tambah Dr Zaini.

Ia mengatakan, dengan mengonsumsi Aspirin ini, akan mampu mengencerkan darah 60-70 persen yang membeku di bagian pembuluh jantung.

“Tapi memang Aspirin tidak bisa dikonsumsi oleh orang yang mempunyai riwayat alergi terhadap obat itu,” tambahnya. [mor] INILAH.COM,Jakarta –

Murid HB GOR GROGOL, Kie Eng Chun 52 Tahun923122 10200154656369935 21550056 n Murid tertua di HB